Jumat, 20 Agustus 2010

DONGENG


ENTONG GENDUT DARI BATUAMPAR

Pajak seyogianya diambil seperlima dari hasil panen. Bagian itu bisa berwujud padi, palawija, atau hasil pertanian lainnya, semuanya harus diserahkan kepada tuan tanah. Setelah tahun 1912, tuan tanah tidak mau lagi menerima bagian pajaknya. Dia minta kenaikan dua kali lipat. Alasannya, antara lain karena hasil panen jauh lebih bagus dari musim lalu. Dengan perbaikan sistem irigasi dari sungai ke sawah-sawah membuat hasil panen berlipat ganda, serta akibat pengukuran ulang. Tidak diremehkan pula kegigihan para mandor melakukan kontrol menjelang potong padi.
Umumnya para petani keberatan. Kenaikan 20% bukan hal ringan. Pajak yang berat. Para petani usul agar pajak itu diganti dengan sewa tanah. Akan tetapi, tuan tanah menolak sebab dialah yang berkuasa. Jadi, dia pulalah yang menentukan. Mereka yang merasa keberatan lebih baik pindah ke gunung saja.
Praktek-praktek busuk para mandor beserta centeng-centengnya di sawah waktu menimbang padi sangat meresahkan para petani. Kalau menimbang padi untuk pajak tuan tanah dilebih-lebihkan. Pihak petani dirugikan terus. Merekalah yang selalu menerima bagian paling buruk dan paling sedikit.
Kegiatan lain yang meresahkan para petani adatah “kompenian”, yaitu kerja bakti tanpa upah untuk kepentingan para tuan tanah. Para petani dan warga desa, laki-laki dewasa pada umumnya, bersungut-sungut. Mereka sering berbisik-bisik atau berunding sembunyi-sembunyi untuk melakukan perlawanan.
“Patahkan saja lehernya!”
Salah seorang petani dan warga desa lainnya menyambut dengan bersemangat, “Ya, nanti kita patahkan lehernya!”
Suasana makin panas.
Tuan tanah tahu suasana panas itu. Para petani dan warga desa tidak main-main. Oleh karena itu, permintaan agar pajak diganti dengan sewa tanah diluluskan. Akan tetapi, banyak petani yang akhirnya tidak mampu membayar. Barang-barang mereka dirampas mandor dan diserahkan kepada tuannya. Kalau tetap tidak bisa membayar sewa tanah, atau tidak ada lagi barang untuk menutup, rumah harus dijual. Pembelinya tuan tanah juga dengan harga amat murah.
Tuan tanah sering hanya mendapat rumah rusak. Dia lalu memerintahkan mandor dan para centeng untuk membakar. Petani-petani malang itu makin sengsara. Sejak itu suasana semakin buruk.
Pada tanggal 14 Mei 1914 ada suatu peristiwa, yaitu Taha dihadapkan ke pengadilan. Dia petani dari Batuampar. Dia diputuskan pengadilan harus membayar pajak sebesar 7 gulden. Kalau tidak bisa membayar, rumahnya akan segera disita.
Kemudian, Taha bercerita kepada kawan-kawannya. Mereka berkumpul di kebun Jaimin, tidak jauh dari rumah Taha, Orang-orang itu diberi semangat oleh Entong Gendut. Lalu, mereka berteriak bahwa putusan itu tidak adil.
Kenyataannya, tiga hari kemudian rumah Taha disita, Tuan tanah hanya membayar 4 1/2 gulden. Untuk melunasi utang pajak saja masih kurang. Gema tidak puas melanda Batuampar, Entong Gendut dan kawan-kawannya marah sekali. Namun, untuk melakukan perlawanan terhadap tuan tanah, Para mandor, dan centengnya, masih dirasa berat bagi Entong Gendut. Dia dan kawan-kawannya harus mempersiapkan din terlebih dulu, antara lain dengan belajar dan berlatih silat. Entong Gendut sebagai pelatih karena sejak dulu dia dikenal sebagai pendekar.
Entong Gendut dibantu Modin dan Maliki. Mereka dari Batuampar juga. Anggota perkumpulan silatnya semula hanya beberapa gelintir orang, tetapi akhirnya bertambah, mencapai lebih dari 400 orang. Di antaranya yang bersungguh-sungguh adalah Haji Amat Awab, Said Keramat, Nadi, dan Dullah. Orang-orang Arab ada juga yang ikut, antara lain Ahmad Alhadat, Said Muksin Alatas dari Cawang, dan Alaidrus dari Cililitan.
Peristiwa berikutnya terjadi di Vila Nova, rumah mewah milik Lady Rollinson di Cililitan Besar. Malam itu tanggal 5 April 1916 berlangsung pesta amat meriah. Hiburan untuk rakyat sekitar juga semarak. Tuan Ament pemilik tanah luas di Tanjung Timur datang dengan mobilnya. Sebelum sampai di jembatan, sekelompok orang tidak dikenal melempari mobilnya dengan batu. Tuan Ament tidak mempersoalkan kaca belakang mobilnya yang pecah dan
penyok-penyok itu. Dia bergegas masuk ke pelataran rumah Lady Rollinson. Di situ dia bergabung dengan tamu-tamu terhormat lainnya. Dia ikut menyaksikan hidangan seni berupa musik dan tari-tarian yang menyenangkan. Dia merasakan nikmatnya wiski, gurihnya daging kalkun, dan semerbaknya panggang babi. Dia bertukar pengalaman dengan kawan-kawannya yang sederajat. Ada tuan tanah Kemayoran, tuan tanah Pondok Gede, para wedana, serta tidak ketinggalan pula noni-noni bermata biru berambut pirang dan sinyo-sinyo yang tertawa-tawa kecil dan agak malu-malu.
Di luar halaman berpagar tinggi itu rakyat menonton hiburan gratis seperti topeng dan wayang kulit. Mereka berjubel. Sekali-sekali mereka yang berada di luar pagar itu memperhatikan pemandangan pesta di halaman rumah Lady Rollinson.
Pesta di dalam makin menghangat. Pasangan-pasangan berdansa diiringi musik. Lalu, mendekatlah seorang pelayan kepada Lady Rollinson.
“Bagaimana, Tija?” tanya nyonya majikannya. “Saya sudah tahu, Nyonya.”
“Jadi, benar Entong Gendut pimpinannya?”
“Tidak salah, Nyonya.”
“Dia pula yang menggerakkan orang untuk melempari mobil tuan Ament?”
“Ya, Nyonya.”
Lady Rollinson mendekati Tuan Ament dan menganjurkan agar dia melapor ke komandan polisi dengan cepat.
“Tentu saja, Lady Rollinson,” jawab Tuan Ament, “pada waktu yang diperlukan saya bisa bertindak cepat. Sekarang tenang saja dulu.”
Tiba-tiba tetabuhan di luar pagar berhenti. Orang-orang yang berjualan makanan dan minuman
menutup kegiatannya. Para penonton bubar dan pulang ke rumah masing-masing. Seketika sepi dan lampu-lampu keramaian dimatikan. Hal itu membuat tamu-tamu yang berpesta di rumah Lady Rollinson mulai berpikir, jangan-jangan bahaya mengancam. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik mereka minta diri kepada nyonya rumah. Mereka tergesa-gesa pulang dengan bendi atau mobil. Lady Rollinson ikut gelisah dan marah. Dia segera lapor kepada komandan polisi dan berkeluh kesah kepada residen.
Sementara itu, pengaruh Entong Gendut dan pembantu-pembantu dekatnya makin kuat. Apa yang dikatakan Entong Gendut diikuti semua oleh warga Batuampar dan sekitarnya. Wedana Meester Cornelis didatangi bawahannya yang menyampaikan laporan. Ia mengatakan bahwa pengaruh bek di kelurahan tidak bermanfaat lagi. Telinga dan mulut Entong Gendut ada di mana-mana.
Wedana Meester Cornelis dikawal komandan pasukan serta polisi melakukan peninjauan ke Batuampar. Di depan rumah yang diduga milik Entong Gendut, dia langsung memerintahkannya keluar, kalau tidak pintu akan didobrak. Entong Gendut menjawab dari dalam akan bersembahyang dulu. Selesai sembahyang, Entong Gendut menampakkan diri. Dia berjubah putih, di dadanya tersembul keris, dan tangannya memegang tombak panjang. Para pengawalnya bersorban dan bertombak berdiri di belakangnya.
“Aku raja dan aku tidak mau tunduk kepada siapa pun. Aku tidak mau mengikuti pimpinan hukum, apalagi buatan Belanda.”
Wedana Meester Cornelis berunding dengan opsir-opsir polisi. Sementara itu Entong Gendut meneruskan bicaranya, “Wedana, ketahuilah. Aku amat malu kepada kawan-kawanku para tuan tanah. Mereka telah membakar rumah penduduk miskin. Apa salah mereka? Hanya karena mereka petani miskin dan tidak mampu membayar pajak serta sewa tanah yang mahal, lalu rumah mereka dihanguskan? Amat disayangkan!”
Para pengikut Entong Gendut lainnya keluar dari semak-semak. Mereka bersenjatakan panah dan tombak. Wedana dan para pengawalnya kaget sekali. Dia lalu memerintahkan untuk melepaskan tembakan, ramailah kampung Batuampar. Tidak sedikit polisi kena bacok dan tertembus anak pariah. Entong Gendut bersuara lantang. Teriakan-teriakan Allahu Akbar menggema.
“Amuk, amuk!” teriak anak buah Entong Gendut sambil melemparkan tombak dan mengayunkan pedang. Serdadu Bala bantuan datang. Anak buah Entong Gendut banyak yang bergelimpangan. Beberapa rumah terbakar, penduduk yang tua, kaum perempuan, dan anak-anak diungsikan. Akan tetapi, korban warga Batuampar semakin banyak juga.
Entong Gendut terluka. Dadanya tertembus peluru, darah segar mewarnai jubahnya yang putih. Anak buahnya mengerumuninya. Wedana Meester Cornelis memerintahkan komandan pasukan untuk mengikat tangan Entong Gendut. Lalu, dia dinaikkan ke tandu dan diangkut ke Rumah Sakit Kwini. Namun, di tengah perjalanan, Entong Gendut tidak bernapas lagi. Para pengikutnya dikejar-kejar polisi. Mereka terus dicari sampai ke Condet dan Tanjung Timur. Setelah tertangkap, mereka dimasukkan ke penjara.

Kamis, 19 Agustus 2010

 Lagunya super Junior...

It's You

[Hankyung]
Neorago (Kyuhyun:Neorago)
Neorago (Kyuhyun:Neorago)
Nan noppunirago (Kyuhyun:Neorago)
Neorago (Kyuhyun:Neorago)

[Donghae]
Dareum saram pilyo obseo nan geunyang neorago
Dashi hanbon mullo bwado nan geunyang neorago
[Kyuhyun]
Imi noneun dareun saranghaet kkaetjiman
Ojol suga obseo dashi dorikilsu obseo oh~
[Yesung]
Nae nunbit chi deuroodon keu sungane
Gaseum gipsul moseul bakdon sungane
[Leeteuk]
Miryeon obshi baro nohreul sontaekhaeseo
Geurae nan neorago

[Siwon]
Oh nan, geu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obgado
Geu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
[Ryeowook]
Na dashi taeor nandedo ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo
[Kangin]
Oh nan, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultago mareun ibsol daldeorok
[Kyuhyun]
Na dashi taeor nande do ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo
Oh nan!

[Eyunhyuk]
Oh oh only for you oh oh only for you
Oh oh only for you oh oh only for you
[Eunhyuk/Shindong]
Oh oh only for you oh oh only for you
Oh oh only for you
(Neorago)
[Kangin]
Amumaldo pilyo obseo nan geunyang neorago
Nomu neujortago haedo nan geunyang neorago
[Sungmin]
Jal motdwin sarang ingol algo itjiman
Pogi halsu obseo joldae nohchilsu neun obseo ah ah
[Eunhyuk]
Chadichan nae ibsul reul tto burrune
[Shindong]
Ddeukor ubke nohreul chaja wechi ne
[Ryeowook]
Bulobwado daedab obneun noijiman
Nol gidarindago

[Hankyung]
Oh nan, geu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obgado
Geu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
[Yesung]
Na dashi taeor nandedo ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo

[Sungmin]
Oh nan, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultago mareun ibsol daldeorok
[Kyuhyun]
Na dashi taeor nande do ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo
Oh nan!

[Eyunhyuk]
Oh oh only for you oh oh only for you
[Heechul]
Nan neorago neorago naneun (Donghae:wae moreuni? wae moreuni?)
Nan neorago neorago naneun nan~

[Siwon]
Geu nuga nuga mworaedo naneun sangwan obdago
Geu nuga nuga yokhaedo nomanbarabun dago
[Ryeowook]
Na dashi taeor nandedo ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo

[Donghae]
Oh nan, nol sarang handa malhaedo chonbumanbon malhaedo
Nae gaseumsok dabultago mareun ibsol daldeorok
[Kyuhyun]
Na dashi taeor nande do ojik noppunirago
(Jakku jakku) shigani heullodo
Oh nan!

[Heechul]
Neorago (Kyuhyun:Neorago)
Neorago (Kyuhyun:Neorago)
Nan noppunirago (Kyuhyun:Neorago)
Neorago

Dong Hae

wahwah personil yang ini juga bnyk penggemarnya lo...

Kyuh Yun

Ini adalah salah 1  Personil Super Junior Yang Banyak Di Fans nin cwek"...





Super junior

Thiisss Iiss my Favoritee Banndd...
"SUPER JUNIOR"



Lric Sorry Sorry

Super Junior
Sorry Sorry lyrics

Dance Dance Dance Dance
Dance Dance Dance Dance
Dance Dance

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

[Siwon] Baraboneun nunbit soge
Nunbit soge naneun machi
Naneun machi mwoe hollin nom
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)
[Kyuhyun] Georeooneun neoui moseup
Neoui moseup neoneun machi
Nae simjangeul barpgo wannabwa
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)

[Ryewook] Eodil gana dangdanghage
Utneun neoneun maeryeokjeok
[Sungmin] Chakhan yeoja ilsaegiran
Saenggakdeureun bopyeonjeok
[Ryeowook] Dodohage geochim eopge
Jeongmal neoneun hwansangjeok
[Sungmin] Dorikil su eobseulmankeum
Nege ppajyeo beoryeosseo

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
[Siwon] Nege banhaebeoryeosseo baby
[All] Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara

[Donghae] Hey girl gir gir gir gir gir girl I
Nunmantteumyeon ni saenggak (Hey girl)
Janakkaena sasil neo hana bakke anboyeo
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Ni mame naega
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Jari jabanneunji
[Yesung] (Malhaejwo) [Kangin] Naege malhaejwo
[Yesung] (Naneun babo babo babo)

[Ryewook] Jubyeon saramdeureun malhae
Naega neomu jeokgeukjeok
[Sungmin] I sesange geureon saram
Eodi handurinyago
[Ryeowook] Geugeol molla geunyeol molla
Sigihamyeo haneun mal
[Sungmin] Naega bureopdamyeon geugeon
Geudaedeuri jineun geo

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
Nege banhaebeoryeosseo baby
Ttanttan ttanttada tta ttararara
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara

Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Dance dance

[Yesung] Hey ije geuman naege wajullae
Jeongmal michil geotman gata yeah
[Kyuhyun] Nan neoman saranghago sipeo
Jeoldae dasi hannun pal saenggak eobseo hey, hey, hey

[Heechul] Aeiniragiboda chingugateun
Naega doego sipeo
[Kangin] Neoui modeun gomin seulpeum
Hamkke ganjikhagopa
[Ryeowook] Dasi eobseul mankeum mankeum
Neoreul neomu saranghae
[Yesung] Naega baran saram niga baro geu
That that that girl

CHORUS:
[All] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby

Lyric

Super Junior – Minah (Bonamana)

Ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddadaddarabba
Ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddanddaranddan, ddadaddarabba
Neon alggamalgga alggamalgga neomu yebbeun miina
Nal michyeotdago malhaedo nan niga jotda miina
Nuga jeonhaejweo my baby, to my baby naega yeogi itdago malya
Gidalinda malya (Baby, you turn it up now)
Neon, gatabuta, gatabuta mal jom haera miina
Ni maeumeul gajyeotdamyeon geunyang naneun salmyi winner
I sesangyi ichiran, ichiran, yonggi itneun jareul ddara
Na gateun nom malya
Ye male say, yeol beon jjigeumyeon neomeoganda
Eusseug, eusseug, eusseug
Geunyeoneun gangjeok ggeuddeogeobtda
Bbijjug, bbijjug, bbijjug.
Nan eoddeogargga eoddeogargga geunyeomani nae gwansimin
Geol, geol, geol
Bounce to you, bounce to you nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo
Eobseul mankeum ddwigo itneungeol
Break it down to you, down to you nae gaseumi neo, neol gajji
Motandamyeon meomchul georanda (nal barabwara)
Borggamargga, borggamargga, borggamargga na gateun namja
Bonchemanche, bonchemanche, bonchemanche doraseo bwado
Bogobwado, bogobwado, bogobwado na bagge eobtda
Bonamana, bonamana, bonamana (Baby, you turn it up now)
Mweol sargga, sargga, sargga, sargga neoreul wihan seonmul
O, michigetda. Saenggagman haedo joahal ni moseub
Listen girl! (Joahae) Baby girl! (Saranghae) Namani neoreul wihan namja
Deureojweo bwa neoreul hyanghan gobaek
Nae mamyi say, aeman taeuji malgo jebal
Ggeudeok, ggeudeok, ggeudeok
I noryeok jeongdomyeon narado guhae
Giteuk, giteuk, giteuk
Nan eoddeogarago, eoddeogarago geunyeomani nae jeonbuin
Geol, geol, geol
Bounce to you, bounce to you nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo
Eobseul mankeum ddwigo itneungeol
Break it down to you, down to you nae gaseumi neo, neol gajji
Motandamyeon meomchul georanda (nal barabwara)
Borggamargga, borggamargga, borggamargga na gateun namja
Bonchemanche, bonchemanche, bonchemanche doraseo bwado
Bogobwado, bogobwado, bogobwado na bagge eobtda
Bonamana, bonamana, bonamana na bagge eobtda
Nan deudyeo michilgeoya. Pogbarhae beoril geoya
Deo mot chamgesseo geunyeomanyi milgo danggigi
O jinjja michilgeoya Nuga jom malryeobwa bwa
Ireoke himdeul georan geol nuga marhaesseoyaji
(It’s) True, true nae gamjeongeun gal gosi eobseo
Nege majchweo beoringeol neon jal aljanni
How to keep loving you? Naega jinjja nege jaralge idaero nal sseogyeo
Dujima
Gidarinda Miina! Hope you’ll step to me, step to me
Saranghanda Miina! Bring it, sign to me, sign to me
Hahahaha hahahahaha
Geunyeoga imi nal barabol junbiga dwae isseotna bwa
Bounce to you, bounce to you nae gaseumeun neol hyanghae jabil sudo
Eobseul mankeum ddwigo itneungeol
Break it down to you, down to you nae gaseumi neo, neol gajji
Motandamyeon meomchul georanda (nal barabwara)
Borggamargga, borggamargga, borggamargga na gateun namja
Bonchemanche, bonchemanche, bonchemanche doraseo bwado
Bogobwado, bogobwado, bogobwado na bagge eobtda
Bonamana, bonamana, bonamana na bagge eobtda

translations

Dan da ran dan, dan da ran dan
Dan da ran dan, dada dara bba
Dan da ran dan, dan da ran dan
Dan da ran dan, dada dara bba
Do you know or not, know or not
That you’re very pretty, beautiful girl
Even if you call me crazy
I still like you, beautiful girl
Someone tell this to my baby, to my baby
That I’m here, that I’m waiting
(Baby, you turn it up now)
You’re neither yes nor no, yes nor no
Say something, beautiful girl
If I had your heart, I’d just be the winner of life
This world’s logic, logic is to follow
Guys who are brave, guys like me
Old sayings say that picking ten times
Is going overboard, shrug, shrug, shrug
That girl is a powerful enemy,
She’s unmoveable, pout, pout, pout
What will I do, what will I do?
That girl is my only interest
*Bounce to you, bounce to you, my heart is
Beating so fast for you to the point it can’t be caught
Attracted to you and is beating so fast that I can’t get you
Break it down to you, down to you, if my heart
Can’t get you it’s gonna stop (Look at me)
Will you look or not look or not look or not at a guy like me
You neglect, neglect, neglect me even if you turn around
Even if you look and look, look and look, look and look, there’s no one else but me
Whether you look or not, look or not, look or not (Baby, you turn it up now)*
What should I buy, buy, buy, buy as a present for you
Oh, I’m going to go crazy from your image
That I’ll like even just thinking about it
Listen girl, I like you, baby girl, I love you
I’m the only guy for you
Please listen to the confession I have for you
My heart says to stop fussing and please nod, nod, nod
If it takes this much effort, I could save the world
And be admirable, admirable, admirable
What do you want me to do, what do you want me to do
That girl is my everything
*Bounce to you, bounce to you, my heart is
Beating so fast for you to the point it can’t be caught
Attracted to you and is beating so fast that I can’t get you
Break it down to you, down to you, if my heart
Can’t get to you, it’s gonna stop (Look at me)
Will you look or not look or not look or not at a guy like me
You neglect, neglect, neglect me even if you turn around
Even if you look and look, look and look, look and look, there’s no one else but me
Whether you look or not, look or not, look or not (Baby, you turn it up now)*
I’m finally gonna go crazy, I’m gonna explode
I can’t take it anymore, her pushing and pulling
Oh, I’m really gonna to go crazy, someone put an end to this
Someone should have told me that it would be this hard
It’s true, true that my feelings don’t have a place to go
You know that I adjusted myself to fit you
How to keep loving you? I’ll really be good to you
Don’t let me rot just like this
I’ll wait, beautiful girl!
Hope you’ll step to me, step to me
I love you, beautiful girl!
Bring it, sign to me, sign to me
Hahahaha, hahahahaha,
It seems that she must have already
Been preparing to look at me
*Bounce to you, bounce to you, my heart is
Beating so fast for you to the point it can’t be caught
Attracted to you and is beating so fast that I can’t get you
Break it down to you, down to you, if my heart
Can’t get to you, it’s gonna stop (Look at me)
Will you look or not look or not look or not at a guy like me
You neglect, neglect, neglect me even if you turn around
Even if you look and look, look and look, look and look, there’s no one else but me
Whether you look or not, look or not, look or not (Baby, you turn it up now)

Super Junior

BONAMA ALBUM

CHOI SI WON

This Is my favorite singger..."Choi Si Won"




Followers

About Me

Foto saya
Saya to orangnya lucu,perhatian ma orang,dan selalu bahagia